Iklan

Zainuddin Yasin
Senin 31 2025, Maret 31, 2025 WIB
Last Updated 2025-03-31T03:03:06Z
Inforibuan umat Islam Sholat Idul Fitri di Taman Kota Singaraja

Penuh Kekhusuan Ribuan Umat Islam Sholat Idul Fitri di Taman Kota Singaraja

Advertisement



SINGARAJA, KABARNETIZENS.COM 

Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, akhirnya umat Islam merayakan Hari Raya Idulfitri. Perayaan Idulfitri di Kabupaten Buleleng digelar secara meriah di sejumlah tempat baik di masjid-masjid, mushola-mushola maupun di tempat umum seperti di Eks-Pelabuhan Buleleng dan Taman Kota Singaraja di Jalan Ngurah Rai Singaraja, Senin (31/3/2025) pagi.





Seperti pelaksanaan  Sholat Id yang dipusatkan di Taman Kota Singaraja berlangsung cukup meriah. Ribuan umat muslim di Kota Singaraja dan sekitarnya tumpah ruah ke kawasan Taman Kota Singaraja mengikuti sholat Id yang menampilkan Zilfi Rivansyah sebagai Bilal, Syafudin Jamil (Imam Masjid Nurul Mubin Kampung Singaraja) sebagai Imam dan Dr H Zulfan Syahansyah, M.Pd (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwariyah Malang-Jawa Timur) sebagai Khotib.





Usai sholad Id, Dr H Zulfan Syahansyah, M.Pd, kepada wartawan menyatakan, ”Idulfitri artinya setiap manusia terlahir dalam kedadan fitra tanpa berdosa siapapun orangtuanya.”



“Setelah sekian lama kita melakukan dosa-dosa dan kesalahan, maka kita diharapkan selama ramadhan itu ada penempaan atau bahasa kita itu iling bahwa kita ini manusia yan suci dan penempaan ramadhan tidak lain adalah menjadikan kita sebagai insan yang kembali kepada kesucian diri,” tandas Dr Zulfan yang juga(Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwariyah Malang-Jawa Timur.




Dr Zulfan menegaskan bahwa makna Idulfitri dalam cakupan universal adalah pengakuan diri bahwa semua manusia sama tanpa memandang agama, ras, suku dan bangsa. 






“Yang kedua, makna idulfitri dalam cakupan universal itu adalah satu pengakuan diri bahwa semua manusia tanpa memandang agama, ras, suku dan bangsa, itu adalah manusia-manusia yang mulia tanpa ada sekat, tanpa ada strata sosial. Jadi, Islam menekan tidak ada perbedaan baik wanita, laki-laki, tua, mudah, kaya dan miskin itu semuanya sama,” tandas Dr Zulfan.






“Yang utama di sisi Tuhan Allah kami adalah semakin taqwa orang maka dia akan semakin dekat dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT),” jelas Dr Zulfan.





Pada kesempatan yang sama Sekretaris PHBI Kabupaten Buleleng, Totok Ramadhan, menjelaskan bahwa pihaknya menggelar kegiatan Safari Ramadhan bekerjasama Pemkab Buleleng, MUI Kabupaten Buleleng, Kementeraian Agama Kabupaten Buleleng, dan Basnas Kabupaten Buleleng, selama Bulan Ramadhan.





“Jadi, kita keliling bersama Bapak Bupati Buleleng (dr Nyoman Sutjidra) juga menghadiri buka bersama dan safari ramadhan,” jelas Ramadhan.





Ramadhan menjelaskan bahwa kegiatan Pawai Kirab Takbir Keliling yang biasanya dilaksanakan oleh PHBI Kabupaten Buleleng, kali ini dilaksanakan oleh Dewa Masjid dan Mushola Kampung Kajanan, Singaraja. (TIM)